Bagaimana jadinya jika kamu bisa melihat makhluk makhluk dari dunia lain di sekitarmu? Bagaimana jadinya jika selama belasan tahun kamu ternyata memiliki ingatan yang tersegel? Bagaimana jika suatu hari makhluk-makhluk buas menyerangmu dan ibumu? Takut? Penasaran? Mungkin itu pula yang dirasakan oleh Clary (16) yang bertualang di sebuah dunia baru yang gelap, Dunia Bayangan setelah malam hang-outnya yang biasa-biasa saja turns out to be a worst one. A nightmare ever.
Lantas kenapa dengan Jace (17)? Pemburu bayangan judes dan straight to the point yang baru dikenal namun bisa menenangkan Clary lebih dari yang bisa dilakukan Simon, sahabat baiknya. Mungkinkah Clary jatuh cinta pada Jace?
Novel pertama dari Kuartet pemburu bayangan ini menawarkan sebuah kisah fiksi perpaduan mitos satu dan lainnya. Ada nephilim (manusia keturunan malaikat), werewolf, vampir hingga kelpie. Apa saja yang disajikan? untuk ini saya akan mencoba merangkumnya, bayangkan saja novel Hush Hushnya Becca Fitzpatrick dicampur dengan serial Harry Potter J.K.R plus Serial Percy Jackson. Bingung? Sama! membacanya seperti harus memakan sepiring makanan dengan menu yang bermacam-macam.
Kenapa saya bilang ini memiliki formula campur aduk dengan tiga novel/ serial di atas? Satu, ini membahas tentang Nephilim, salah satu tokoh sentral dari Novel Hush-Hush plus makhluk-makhluk gaib yg ada di dalamnya. Dua, setting institut, tokoh Hodge, tokoh Valentine, saudara hening, Kunci, Lingkaran akan sangat mengingatkan kita pada kastil hogwarts, Dumbledore, Voldemort, Unspeakables, Wizengamot dan Death Eaters yang ada di serial HP. Tiga, plot menyembunyikan anak dan pergi dari dunia bayangan dan bagaimana mereka bertarung akan mengingatkan kita pada serial percy jackson minus para dewa.
Tapi memang sih, ada perbedaan pengertian mitos disini. Di buku ini vampir dikabarkan punya motor terbang (sounds like sirius motorcycle eh?) namun tidak glamor, mewah dan hanya makhluk rendah yang tinggal di hotel bobrok. Sama sekali bukan vampirnya twilight!
. Tapi masalah werewolf, Cassandra Clare rupanya memiliki ide yang sama dengan Meyer plus sedikit JKR. Werewolf dalam buku ini hidup secara kawanan, ada alfa dan beta, dan tidak boleh ada dua alfa dalam satu kawanan or they will duel to kill to reign supremacy
plus werewolf disini juga tetap takut pisau perak dan ada karena gigitan.
Sebetulnya plotnya cukup tricky meski yah pemaparannya agak membosankan. Pemaparan yg membosankan ini membuat saya tidak betah membaca buku setebal 659 halaman ini. entah jika saya membaca versi asli, karena versi terjemahan ini cukup membosankan. Mungkin ufuk selaku penerbit bisa mengganti penerjemah dan editor naskah di buku selanjutnya
. Bukan apa-apa, meski formulanya campur aduk namun buku ini cukup menarik untuk dibaca, apalagi bagi mereka yang gemar genre fantasi slash mitosmitos seperti serial Harry Potter, Percy Jackson dan atau Eragon. Tapi kalo pemaparan di bukunya ngga asyik, percayalah buku ini akan begitu sulit dicerna, belum lagi mempertimbangkan isinya yang begitu padat karya. Namun menariknya buku ini menyediakan footnote untuk memberitahu jenis makanan hingga nama wilayah.
Meski demikian, buku ini cukup oke untuk dibaca pada akhir pekan yang tenang atau masa liburan. But don’t expect too much. Bacalah tanpa pretensi dan hilangkan ingatan tentang serial HP, Percy Jackson, Eragon bahkan novel Hush Hush. Dijamin, novel ini akan cukup menyenangkan.
Love,
MeO
suci
Juli 6, 2010
Couldn’t be more agree with U.. I got bored reading this book, but i keep on reading b’coz well i already bought it..sigh..
Unlike U, I found out that the book has a sort of compilation of HP, Buffy, and Anita Blake.
The Institut resembles HP’s Hogwart School of witchcraft and wizardry indeed, yet the Key resembles the Watcher Council whereas they guide the potential to be the slayer as in this book guiding the potential to be a Nephilim.
However, the vampire in this book not really make me proud as a vampire lover, they seem to be so weak and i imagined the vampire in this book as if they were just a bunch of raged motorcycle boys just like in The Lost Boy.
And as for the werewolf, the author seems like she adapted Laurell Hamilton term of werewolf whereas there is alpha werewolf and second and third in command. The way they have to fight for death to get the Alpha position was also in Anita Blake by Laurell Hamilton. Not to forget, they can control their change during half moon, but more outraged during full moon unless he is an alpha, as for the new transform werewolf or known as the young one can hardly control their transformation…
Nevertheless, this book is kinda OK to kill some time, though it really took some time to finish it..
And I will still continue to read the 2nd and 3rd book.. I wonder if Simon will really change into Vampire..(they said so..) and if u notice the way Clary acts around Simon, I guess she has feeling for Simon, but she hasn’t realized..Jace maybe just another good face that makes her tickling..maybe just a desire..
Gifta Alvina
Juli 6, 2010
Hahaha, yippie. wonder if i read buffy and anita blake too maybe it just sorta mix those books.
like i just said before there’s too much food in one plate. too much ‘magical’ being in this novel. hard to concentrate on one. too much information hehehe
passionateciyu
Juli 7, 2010
Indeed…Tp klo mau baca Anita Blake or Nonton Buffy, uci pny koleksinya..feel free to ask aja y..